RSS

larut malam di sebuah persinggahan

sepotong bulan, rimbun dedaunan
menyala harapan, entah sejak kapan
swara kutut kerasukan
dan desah petualang terbanting ditelan kehidupan.

ada sosok bayang di balik kabut
sepotong ampak yang menggenggam rahasia

larut malam di sebuah persinggahan
betapa aku merasa tua dan kelelahan
sebagai adam tempo hari : telanjang dan tersia
sia-sia mencari suaka dan pengampunan

Yang Kau Ciptakan

yang kau ciptakan lewat sepi adalah adam,
dan dari adam kau ciptakan hawa,
yang kau ciptakan lewat angin adalah gugusan mega,
dan dari mega kau ciptaka sketsa sorga
yang kau ciptakan lewat angin adalah kabut,
dan dari kabut kau ciptakan dingin.
yang kau ciptakan lewat api adalah iblis
dan menjelmalah mentari
yang senantiasa membakar desah-desah napasku
sepanjang perjalanan di jalan menggurat putih ini.
sebelum kau singkap tabir senja

karya gw

Catatan Malam Hari

Engkau bakal merindu lagi, mungkin kelak pada suatu saat 
sebuah kamar berdinding sunyi, berpilar duka
disini. di tengah kehijauan dedaun. simpang jalan berliku
sajak-sajak memanggil dingin. kabut-kabut merapat 
engkau bakal merindukan lagi. mungkin sebidang
halaman berembun, mencatat kenangan disini. Sepotong
cinta sederhana di pahatkan.
gumam-gumam rindu berkepanjangan.
Degub dada tersendat
engkau bakal merindu lagi 
kelakar dan tegur sapa bersahabat
mimpi yang telanjang, perih tak terobat
nasib yang enggan beranjak. begitu azali