RSS

AWALNYA



Saat mengenalmu aku baru tau itu cinta, aku baru tau itu rasa
mengoreskan tinta-tinta berwarna rindu di atas sebuah kanvas asmara
 memadukan kasih dengan sayang,mincaptakan melodi dalam petikan dawai-dawai nan syahdu
menyanyikan syair dalam setiap deguban jantung
hei kau pria cantik di ujung jalan, aku mengenalmu lebih dari yang kau tau
aku mulai menumbuhkan benih di sebuah taman cinta ini
takku tau kau berbeda, mampu memikat hati dan seluruh perhatianku padamu
Mengendap-endap masuk dalam ruang hampa yang ku sebut hati
oh indah, cinta memiliki nilai estetika
mampu merubah hidup menjadi lebih berwarna.
namun sayang...
waktu demi waktu menghantarkanmu pada tabiat aslimu
menghantarkan ruang hampa penuh warna masuk kedalam perihnya luka
Cinta...
kau kejam, menusuk semakin dalam perasaan ku
menghancurkan menara-menara impianku denganmu
wahai engkau sang penguasa hati, apakah rasa ini terlalu suci untuk kau khianati
mengapit dua rasa yang jauh berbeda.
cinta dan benci ? apakah ini yang kau sebut kebahagiaan?
wow!!
sangat jauh berbeda dengan apa yang kau janjikan dahulu.
kau memanipulasi keadaan sedeikian rupa hingga aku terjerat dalam gelombang-gelombang asmara
tanpa dosa, tanpa rasa bersalah kau masuk dan merusak semua memori yang tlah penuh dengan kenangan indah ku
menyakitkan, perih, dan tak bisa tertahankan
tapi aku tak tau, apapun itu, dan seberapa besarpun kesakitan itu?
namun rasa  ini masih seperti yang dulu, mencintaimu tanpa tepi
atau mungkin aku mencintaimu dalam keegoisanku?


__end__


0 komentar:

Posting Komentar