Untuk Hasian
Senja itu yang akan menutup kisah kita,
menutup lembar-lembar kisah kita,
membagi jiwa kita
menjadi dua bagian
membawa hati ini menuju selatan
aku kehilangan arah tersesat dan tak tahu tujuan
saat kedua bola mata ini tak lagi dapat melihat guratan-guratan
senyummu
menyaut lambayian tangan elok nan gemulai
memisah gumpalan udara di angkasa
saat itu aku tak lagi bisa ada di dekatmu
saat dekapan itu mulai terlepas dari bahuku
saat dua bola mata itu tak lagi memandangku
dan saat bibir itu tak lagi menciumku
hanya bayang yang menemani ku di antara bulan dan malam
hanya bintang yang menyinariku di tengah sepiku
sayang
segeralah kembali, tak sanggup raga ini berpisah darimu
tak sanggup jiwa ini melepas kepergianmu
membagimu dengan waktu dan jarak
membagi mu dengan cinta dan rindu
gertakan langkah itu menghantarkanmu menuju masa depan,
maka haruslah aku saggup melepasmu.
Sayang, pelihara mata pelihara hatimu
Ingat aku disini menunggu di ujung lorong dengan berjuta
cinta dan kesetiaan
Aku mencintaimu

0 komentar:
Posting Komentar